Alhamdulillah, Senangnya Blog Gurnulis Pindah Domain

Alhamdulillah, Senangnya Blog Gurnulis Pindah Domain, gurnulis.id

Halo sahabat Gurnulis. Adakah yang berbeda dengan alamat blog Gurnulis pada hari ini? Atau malah belum menyadari perbedaannya? Ayo coba cek pada tab alamat website di browser masing-masing. Boleh melalui Mozila Firefox, Google Chrome, Microsoft Edge, Opera, Safari, dan sebagainya. Sudah ketemu? Ya, Gurnulis telah pindah alamat! Semula Gurnulis beralamatkan di gurnulis(dot)blogspot(dot)com. Kini Gurnulis berpindah ke gurnulis(dot)id. Gurnulis telah berpindah domain, sahabat pendidik

Gurnulis adalah sebuah blog pendidikannya guru ndeso (guru desa)  yang berusaha menyajikan inspirasi, informasi, tutorial, dan perangkat pembelajaran bagi para pendidik. Tidak percaya kalau yang menulis adalah guru ndeso? Coba saja buka menu "tentang penulis" yang ada di footer blog ini. Waduh malah ngelantur jadi promosi. Baiklah, sebelum membahas domain, ada baiknya kita memahami definisi blog dulu ya.

Wikipedia, selaku penyedia informasi yang memiliki reputasi sangat baik di mata mesin pencari google, mendefinisikan blog sebagai singkatan dari web blog, bentuk aplikasi web yang berbentuk tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web. Jadi, pada hakikatnya blog yang digunakan oleh Gurnulis ini merupakan sebuah aplikasi daring  yang dapat sahabat pendidik baca dari jarak jauh dengan perantara jaringan internet. Sederhananya begini, penulis membuat sebuah tulisan yang dilengkapi dengan berbagai media (foto, video, dan lain-lain). Tulisan tersebut sebenarnya adalah sebuah file. Karena Gurnulis memakai blogger, jadi file tersebut disimpan di blogger(dot)com dalam format html. Blogger(dot)com sejatinya adalah sebuah aplikasi raksasa yang tersimpan dalam hardisk berkapasitas sangat besar. Untuk mengakses penyimpanan blogger tersebut, sahabat pendidik tidak perlu datang langsung ke lokasi server-nya ya, apalagi harus bawa-bawa kabel USB. Sahabat pendidik cukup mengaksesnya melalui internet. Naaaah, cara mengakses file html yang tersimpan di blogger tadi, pengguna harus melalui saluran tertentu yang namanya DOMAIN. Blogger menyediakan saluran tersebut dalam bentuk blogspot(dot)com. Jadi kalau Gurnulis membuat blog di blogger maka oleh blogger diharuskan menggunakan jalur domin nama-blog(dot)blogspot(dot)com.

Setelah sedikit memahami hakikat blog, penulis ajak untuk membahas domain ya. Pernahkan sahabat pendidik menjumpai alamat-alamat website yang bertebaran di dunia maya dengan akhiran com, net, org, club, xyz, info, gov, id, us, my, dan sebagainya? Ya, kalau jawabannya adalah 'sering' maka artinya kita sudah sering bersinggungan dengan domain. Domain merupakan nama unik yang digunakan oleh server untuk memudahkan penggunanya (termasuk Gurnulis dan pembaca, iya kamu yang lagi baca hehe...) mengakses file yang tersimpan di ruang penyimpanannya. Untuk pengguna blogger, blogger memberikan akses cuma-cuma melaui dot-com, namun penggunanya harus menempati subdomain dengan format nama-blog(dot)blogspot(dot)com. Apakah sahabat Gurnulis malah semakin pusing dengan penjelasan penulis? Tidak apa-apa kalau pusing. Artinya, sahabat pendidik sedang berusaha menggunakan analisis HOTS-nya. Jangan hanya siswa yang disuruh mikir HOTS ya.

Apa pentingnya sebuah domain bagi pengguna blog? Hmmm... Sahabat pendidik terpikir sampai di sinikah? Kalau iya, selamat, kita sudah memasuki wilayah pemikiran HOTS: berusaha mengembangkan suatu permasalahan.

Berapa banyak pengguna blog yang beralamatkan di blogspot(do)com sampai pada detik ini? Pastinya sudah berjuta-juta, bukan? Hal ini bukan tanpa alasan mengingat blogger menyediakan hosting gratis bagi pengguna blognya. Dari semua pengguna blog tersebut apakah semuanya memiliki komitmen yang tinggi dalam menulis? Tentu saja tidak. Bisa saja hari ini membuat blog, diisi dengan beberapa artikel, kemudian besok mulai malas, akhirnya ditinggalkan. Ketika ditinggalkan apakah akan merugikan pengguna? Tentu saja tidak. Lha 'kan gratis, hehe... Tapi tenang saja, para pengguna blog yang demikian hanyalah oknum. Penulis pun yakin sahabat Gurnulis adalah blogger yang profesional. Tapi permasalahannya adalah jumlah oknum-oknum yang demikian ini lumayan banyak. Akhirnya menurunkan reputasi para pengguna blog. Dari ilustrasi tersebut tentunya sahabat Gurnulis dapat menyimpulkan bahwasanya untuk menunjukkan keseriusan dalam memberikan informasi melalui blog diperlukan domain yang tidak hanya sekedar blogspot(dot)com.

Alhamdulillah, Senangnya Blog Gurnulis Pindah Domain, gurnulis.id
 

Seperti yang sudah penulis sampaikan di atas, blog Gurnulis kini berpindah alamat ke domain dot-id. Domain dot-id adalah domain lokal yang khas Indonesia. Sebenarnya banyak domain-domain lain yang mentereng, termasuk dot-com. Namun, karena penulis ingin membuktikan keseriusan menulisnya bagi para pendidik di Indonesia, akhirnya pilihan penulis jatuh pada domain dot-id. Apakah sahabat Gurnulis ingin berpindah domain juga? Tunggu tulisan selanjutnya ya. Penulis akan bagikan caranya. Yang menjadi catatan, domain itu tidak gratis ya, hehe... Harus beli ke penyedia domain maksudnya. Jangan lupa untuk terus menyimak blog ini.

Salam hangat literasi, sehangat kopi untuk suami.

Munasifatut Thoifah Guru yang selalu ingin berbagi inspirasi.

11 Komentar untuk "Alhamdulillah, Senangnya Blog Gurnulis Pindah Domain"

  1. Berapa badgetnya Bu .. untuk pindah domain? 1x bayar atau bulanan atau tahunan?

    Makasih informasinya bu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada di artikel selanjutnya Pak. Yang tidak akan menguras isi kantong Pak😁

      Hapus
  2. Itulah anak muda, begitu lancarnya. Bapak Tua tertatih-tatih mengatur di sana dan di sini. Proses pembelajaran memang membutuhkan pengorbanan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga berproses Pak. Ini ada gurunya, jadi langsung diajak eksekusi😁

      Terima kasih untuk motivasi yang telah diberikan pada kami Pak🙏

      Hapus
  3. Balasan
    1. Sangat boleh sekali Bu. Monggo sami belajar🤗

      Hapus
  4. Good tulisan2nya. Ikuti juga blog saya ya ellaedu.blogsot.com

    BalasHapus

Iklan atas artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah artikel