Wujud Benda dan Sifatnya

Wujud Benda dan Sifatnya - www.gurnulis.id
Bahasan mengenai wujud benda yang terdiri dari benda padat, benda cair, dan benda gas. Ketiga wujud benda tersebut memiliki sifatnya masing-masing.
Halo Sahabat Gurnulis. Penulis kini masih berfokus pada materi pembelajaran ya. Kali ini penulis hendak mengajar Sahabat berliterasi tentang benda, wujudnya, dan sifatnya. Sudah tahukah Sahabat Gurnulis dengan definisi benda? Bagaimana dengan wujudnya? Bagaimana dengan sifat-sifatnya? Yuk, kita sama-sama berliterasi.
 

Pengertian Benda

Benda memiliki nama lain "materi". Benda atau materi adalah sesuatu yang dapat diamati, menempati ruang, dan mempunyai massa. Dapat diamati berarti dapat diraba dan dirasakan. Menempati ruang dan mempunyai massa berarti mempunyai volume dan massa. Massa adalah banyaknya bahan penyusun yang terdapat pada benda. Massa diukur dengan satuan gram atau kilogram. Volume adalah ukuran ruang yang ditempati oleh suatu benda. Apakah udara termasuk benda? Apakah air juga termasuk benda? Kita lanjutkan pada wujud benda.
 

Wujud benda

Benda dapat dikelompokkan berdasarkan wujudnya. Secara umum, wujud benda ada tiga jenis yaitu padat, cair, dan gas, tetapi ada wujud yang lain tergantung pada dasar pengelompokkan benda. 
 
Berdasarkan wujudnya benda memiliki ciri tertentu seperti bentuk, volume, dan susunan partikel. Gambar berikut menunjukan perubahan wujud benda dan susunan partikel benda atau zat  padat,  cair dan gas.
Wujud Benda dan Sifatnya - www.gurnulis.id

Dari gambar di atas dapat dilihat nama perubahan wujud benda sebagai berikut.
  • Mencair adalah perubahan wujud benda dari padat menjadi cair.
  • Membeku adalah perubahan wujud benda dari cair menjadi padat.
  • Mengembun adalah perubahan wujud benda dari gas menjadi cair.
  • Menguap adalah perubahan wujud benda dari cair menjadi gas.
  • Menyublim adalah perubahan wujud benda dari padat menjadi gas.
  • Mengkristal adalah perubahan wujud benda dari gas menjadi padat.
Perubahan wujud benda tersebut banyak terjadi di alam. Contoh peristiwa penguapan adalah air yang menguap akibat pemanasan. Pemanasan tersebut dapat dilakukan oleh sinar matahari atau proses mendidihkan air.
 
Contoh pengembunan adalah peristiwa berubahnya uap air hasil penguapan air laut, sungai, kolam dan lain-lain di lapisan udara bagian atas yang bersuhu dingin membentuk awan.
 
Contoh proses pembekuan dapat dilihat pada penjual es yang membuat es dari campuran gula air dan buah-buahan atau aroma yang ketika dicampur akan membentuk cairan dan pada saat didinginkan akan
membentuk padat yaitu terjadinya es yang enak rasanya.
 
Perubahan struktur partikel pada perubahan wujud benda dapat dilihat pada gambar berikut.
Wujud Benda dan Sifatnya - www.gurnulis.id
Benda ini tetap air walaupun ada dalam berbagai wujud (cair, uap, padat) sifat kimianya selalu sama. Dengan kata lain, perubahan fisika tidak akan mengubah benda untuk menghasilkan benda baru.
 
Es dalam bentuk padat akan meleleh menjadi air akibat pemanasan, partikel dalam benda padat sangat rapat sehingga partikel hanya dapat bergetar pada tempatnya (vibrasi), dengan pemanasan gerakan vibrasi partikel semakin cepat sehingga jarak antar partikel menjadi lebih renggang. Apabila es dipanaskan terus menerus akan terjadi kerusakan susunan partikel dari teratur menjadi tidak teratur. Pada keadaan ini benda akan terlihat berubah wujud dari padat menjadi cair. Jika dipanaskan lagi sampai mencapai titik didihnya, partikel-partikel akan lebih cepat bergerak dan semakin tidak teratur, pada keadaan ini benda akan terlihat berubah wujud dari cair menjadi uap. Dengan demikian terjadinya perubahan wujud pada benda karena perubahan susunan partikel yang menyusun benda dari teratur menjadi tidak teratur, partikelnya sendiri tidak mengalami perubahan.
 

Sifat Benda

Sifat apa saja yang dimiliki benda berwujud padat, cair, atau gas? Berikut penjelasannya.
 

Sifat Benda Padat

Benda padat bentuknya tetap dapat berubah jika diberi gaya atau sengaja dibentuk. Ada berbagai jenis benda padat misalnya kapuk, besi, tanah jika benda ini ditimbang dengan massa yang sama (misalnya 0,1 kg) akan memberikan ukuran ruang yang berbeda. Hal ini terjadi karena jenis bendanya berbeda. Kapas merupakan benda padat yang sangat ringan berbeda dengan besi yang jika ditimbang akan memberikan ukuran yang lebih kecil dari pada benda kapas.
 
Benda padat terdiri dari benda murni dan tidak murni. Benda padat yang tidak murni biasanya berupa paduan dari berbagai benda padat lainnya, contoh alloy. Alloy adalah perpaduan antara logam, perunggu, dan kuningan. Benda padat yang murni misalnya almunium yang ada dalam batu baterai, tembaga yang ada pada kabel.
 
Benda padat tidak dapat dimampatkan, ada yang bersifat lentur atau elestis seperti karet. Benda padat ada juga yang keras, lunak, kasar, halus,dan rapuh, dapat dipotong, bentuk dan volumenya tetap, tidak dapat mengalir. Kita tentu tahu contoh benda padat yang memenenuhi sifat keras, lunak, kasar, halus, rapuh, lentur ini.

Sifat Benda Cair

Benda cair sifatnya berada di antara dua keadaan yaitu padat yang sifatnya keras dan gas yang sifatnya berubah volumenya sesuai dengan tempatnya. Benda cair bentuknya dapat berubah sesuai dengan wadahnya tanpa ada gaya dari luar.
 
Benda cair sifatnya dipengaruhi oleh kekentalan cairan, jadi zat cair ada yang kental dan ada yang encer.  Benda cair sukar dimampatkan karena volumenya tetap. Bagian atas cairan (permukaannya) akan selalu datar kalau cairannya tenang.
 
Sifat benda cair lainnya adalah mengalir dari tempat tinggi ke tempat rendah, memiliki tekanan dan menekan ke segala arah dan meresap melalui celah-celah kecil. Peristiwa meresapnya benda cair melalui celah–celah kecil disebut kapilaritas
 

Sifat Benda Gas

Benda gas tidak dapat kita lihat, tetapi dapat kita rasakan umumnya tidak berwarna, ada yang berbau, dan ada yang tidak berbau. Benda gas ada di mana -mana, misalnya udara yang ada di atmosfer. Atmosfer adalah lapisan gas sangat besar yang mengelilingi bumi.
 
Karakteristikfisik dari gas adalah dapat mengisi seluruh wadahnya dalam berbagai bentuk dan ukuran. Cairan hanya dapat mengisi bagian bawah dari wadah sementara gas mengisi seluruh bagian wadah.
 
Gas dapat dicairkan dengan cara pemampatan dan penurunan suhu. Contoh gas yang sering kita gunakan adalah gas bahan bakar yang ada dalam tabung yaitu LPG (Liquified Petrolium Gas). LPG merupakan gas hasil penyulingan minyak bumi. LPG berbeda dengan LNG yang merupakan gas bumi yang langsung diambil dari dalam tanah.
 
Mungkin pernah juga mendengar tentang istilah gas kota yang merupakan gas hasil pembusukan sampah gas ini pun dapat digunakan sebagai bahan bakar gas.
 
Apa perbedaan uap dengan asap? Uap adalah fase gas dari zat yang pada suhu kamar berwujud cair, contohnya uap air, uap alkohol. Kata uap digunakan untuk menggambarkan campuran gas yang tercampur dengan benda berwujud cair. Sedangkan asap digunakan untuk campuran gas yang bercampur dengan benda padat.
 
Jadi sifat gas adalah bentuknya sesuai dengan wadahnya, volumenya berubah–ubah sesuai wadahnya, dapat dimampatkan, menekan ke segala arah, volumenya tidak tetap, mengisi seluruh ruangan yang di
tempatinya.
 

Percobaan untuk Membuktikan Sifat Benda

Untuk memperdalam pemahaman mengenai sifat-sifat benda, kita dapat melakukan percobaan-percobaan berikut.
 
Setiap benda memiliki sifat-sifat tertentu, sifat ini erat kaitannya dengan bentuk, wujud, dan jenis bahan penyusun benda. Bentuk benda dapat menentukan sifat benda, misalnya benda berbentuk bola, maka salah satu sifat benda tersebut adalah dapat menggelinding, wujud benda juga menentukan sifatnya, wujud benda padat dan wujud benda cair berbeda sifatnya.
 
Percobaan ini bertujuan untuk menjelaskan sifat dan perubahan wujud benda melalui pengamatan dan menjelaskan penyebab terjadinya perubahan wujud benda.

Percobaan untuk Membuktikan Sifat Benda Padat

Untuk membuktikan sifat-sifat benda padat, siapkan alat-alat berikut!
Wujud Benda dan Sifatnya - www.gurnulis.id
Siapkan:
  • gelas;
  • penggaris;
  • pena;
  • pensil;
  • penghapus pensil.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.
  1. Amati masing-masing bentuk dari penggaris, pena, pensil, dan penghapus.
  2. Masukkan penggaris ke dalam gelas, amati bentuk penggaris!
  3. Lakukan hal yang sama untuk pensil, pena, dan penghapus pensil.
  4. Amati bentuk benda tersebut sebelum dimasukkan ke dalam gelas dan pada saat di dalam gelas.
  5. Catat hasil pengamatan pada tabel berikut.
Wujud Benda dan Sifatnya - www.gurnulis.id
Setelah tabel pengamatan di atas telah terisi, dilanjutkan dengan menjawab pertanyaan berikut.
  1. Apakah bentuk benda padat jika dimasukkan ke dalam gelas bentuknya berubah?
  2. Mengapa demikian? Jelaskan!
Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas dapat menjadi kesimpulan dari sifat benda padat.
 

Percobaan untuk Membuktikan Sifat Benda Cair

Untuk membuktikan sifat-sifat benda cair, siapkan alat-alat berikut!
Wujud Benda dan Sifatnya - www.gurnulis.id
Siapkan:
  • botol;
  • gelas;
  • mangkuk;
  • air.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.
  1. Masukkan air ke dalam gelas. Amati apa yang terjadi!
  2. Tuangkan air dalam gelas ke dalam mangkuk, perhatikan apa yang terjadi.
  3. Tuangkan air yang dari dalam mangkuk ke dalam botol, hati-hati agar tidak tumpah. Amati apa yang terjadi!
  4. Botol yang berisi air simpan diatas meja. Perhatikan permukaaan airnya!
  5. Miringkan botol seperti pada gambar berikut!
    Wujud Benda dan Sifatnya - www.gurnulis.id
  6. Catat pada tabel hasil pengamatan berikut.
Wujud Benda dan Sifatnya - www.gurnulis.id
Setelah tabel pengamatan di atas telah terisi, dilanjutkan dengan menjawab pertanyaan berikut.
  1. Apakah air dalam gelas bentuknya sama dengan bentuk gelas?
  2. Bagaimanakah bentuk air jika dimasukkan ke dalam mangkuk dan botol?
  3. Apakah permukaan air berubah ketika botol dimiringkan?
Kesimpulan dari jawaban pertanyaan-pertanyaan di atas adalah pembuktian sifat benda cair.

Percobaan untuk Membuktikan Sifat Benda Gas

Untuk membuktikan sifat-sifat benda gas, siapkan tiga balon yang memiliki bentuk berbeda. Ikuti langkah-langkah berikut!
  1. Tiuplah balon yang mempunyai bentuk yang berbeda!
  2. Timbanglah masing-masing balon yang telah ditiup!
  3. Catat hasil pengamatan!
Perhatikan gambar berikut!
Wujud Benda dan Sifatnya - www.gurnulis.id

Catat hasil pengamatan pada tabel berikut.
Wujud Benda dan Sifatnya - www.gurnulis.id

Setelah tabel pengamatan di atas telah terisi, dilanjutkan dengan menjawab pertanyaan berikut.
  1. Apakah udara yang keluar dari mulut  untuk meniup balon sama?
  2. Apakah bentuk balon sama?
  3. Apakah berat balon sama?
Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas akan menjadi kesimpulan dari sifat-sifat benda gas.

Bagaimana Sahabat Gurnulis, sudah jelas bukan bahasan mengenai benda, wujudnya, dan sifat-sifatnya? Semoga artikel ini informatif.

Salam literasi guru ndeso.
Munasifatut Thoifah Guru yang selalu ingin berbagi inspirasi.

Belum ada Komentar untuk "Wujud Benda dan Sifatnya"

Posting Komentar

Iklan atas artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah artikel