Rodali, Media Penghafal Perkalian Dasar

Rodali, Media Penghafal Perkalian Dasar gurnulis.id
Rodali atau Roda Pengali, media inovatif untuk menghafal perkalian dasar
Assalamualaikum. Halo sahabat gurnulis, masih ingatkah dengan artikel penulis yang berjudul "Metode Cepat  Menghafal Perkalian Dasar"? Kalau belum sempat membacanya, sabahat pendidik boleh membacanya terlebih dahulu pada tautan tersebut. Pada artikel kali ini penulis masih mengangkat tema seputar cara cepat menghafal perkalian dasar. Namun bedanya, kali ini penulis berfokus pada media pembelajaran inovatif yang juga sangat disukai oleh siswa. Nama medianya adalah Rodali. Bukan Rojali ya, kala Rojali itu nama bapak-bapak.

Beberapa waktu yang lalu, ada seorang sahabat pendidik yang me-request media pembelajaran untuk menghafal perkalian dasar di kelas bawah. Permintaan dari sahabat pendidik tersebut cukup menantang: medianya harus ringkas, tidak hanya sebatas tabel pekalian, dan selalu hadir di bukunya siswa. Disampaikan pula oleh beliau kalau siswanya  lekas bosan dengan hafalan perkalian yang bersumber dari tabel perkalian.
 
Awalnya penulis sempat bengong, tapi untunglah penulis mempunyai teman diskusi sekaligus teman hidup tentunya, yaitu si Mr. Bondan. Bersama dengan Mr. Bondan, penulis meramban dunia maya, terbang dari satu bahasan ke bahasan lain untuk mendapatkan ide. Akhirnya penulis mendapatkan inspirasi untuk mewujudkan media tersebut. Sahabat pendidik tentu tahu dong, siapa yang ujung-ujungnya mendesainkan media tersebut? Hehehe... Ya, si Mr. Bondan lagi.  Kalau penasaran dengan sosok Mr. Bondan, sahabat pendidik bisa menemukan fotonya bersama penulis pada menu "Tentang Penulis" yang ada pada footer blog ini.

Pentingnya Perkalian Dasar

Perkalian pada pembelajaran awal harus didefinisikan sebagai bentuk penjumlahan berulang. Jika dihadapkan dengan kalimat 3 x 4, artinya peserta didik harus dipahamkan bahwa di situ ada penjumlahan berulang dari 4 sebanyak 3 kali. Dituliskan, 3 x 4 = 4 + 4 + 4.
 
Setelah peserta didik memahami hakikat tersebut, barulah sang guru mengajak mereka menghafal perkalian dari 1 sampai dengan 10. Hafalan perkalian ini selanjutnya penulis sebut sebagai hafalan perkalian dasar. Proses menghafal perkalian dasar ini menjadi tantangan tersendiri bagi guru dan peserta didiknya. Penulis sendiri telah mencurahkan pengalamannya pada artikel sebelumnya.
 
Seberapa pentingkah hafalan perkalian dasar? Sangat penting! Penulis menjawab dengan kata sangat penting. Perkalian dasar merupakan modal kompetensi bagi pengerjaan operasi-operasi hitung pada tingkat selanjutnya. Sebagian besar permasalahan Matematika yang dihadapi oleh siswa itu melibatkan perkalian dasar. Jadi sangat direkomendasikan bagi peserta didik untuk menghafal perkalian dasar ini.

Media Rodali

Rodali merupakan nama unik yang penulis berikan kepada media penghafal perkalian dasar yang penulis buat. Rodali adalah akronim dari "Roda Pengali". Meski mungkin sedikit memaksakan karena bentuknya tidak bulat ya, hehehe... Penulis kira ini tidak menjadi masalah yang berarti. Penampakan dari media Rodali adalah sebagai berikut.
Rodali, Media Penghafal Perkalian Dasar gurnulis.id
 
Media penghafal perkalian dasar sebenarnya bukan lagi barang baru bagi para pendidik di berbagai belahan dunia. Penulis sendiri memperoleh inspirasi dari mereka. Para guru Finlandia, Hungaria, maupun Italia adalah guru-guru yang top dalam berinovasi dan penulis menyukai cara mereka. Nah di blog ini, sahabat pendidik boleh memiliki media Rodali hasil pemikiran penulis secara GRATIS. Mr. Bondan sudah mendesainkan pola dari Rodali untuk sahabat pendidik. Pola yang dimaksud adalah sebagai berikut.
Rodali, Media Penghafal Perkalian Dasar gurnulis.id
 
Untuk mendapatkan pola tesebut dalam format PDF, sahabat pendidik boleh mengunduhnya pada tautan-tautan berikut.

Cara Membuat Rodali

Sudahkah sahabat pendidik unduh kedua pola rodali tersebut? Kalau sudah, ikuti cara berikut untuk membuat media Rodali.
 
1. Cetak pola Rodali dengan bantuan printer
Sahabat pendidik boleh menggunakan kertas yang berukuran tebal untuk mencetaknya agar media dapat digunakan oleh peserta didik dalam jangka waktu yang lama. Salah satu jenis kertas yangn dapat digunakan adalah kertas piagam. Setelah pola Rodali bagian depan tercetak, ambil kertas tersebut, balikkan, kemudian masukkan kembali pada printer sebagaimana gambar berikut. Jangan sampai salah posisi kertas agar bagian belakang pola Rodali benar-benar tercetak tepat di belakang pola bagian depan.
Rodali, Media Penghafal Perkalian Dasar gurnulis.id
2. Potong pola, kemudian lipat setiap geriginya.
3. Tempelkan pola pada buku tulis.
Rodali, Media Penghafal Perkalian Dasar gurnulis.id
4. Media Rodali siap digunakan.
 
Bagaimana sahabat pendidik? Cukup sederhana bukan? Pembuatan media Rodali ini cukup mudah untuk diikuti.
 
Sebagai catatan, setiap siswa hendaknya mendapatkan 10 Rodali, mulai dari perkalian dasar 1 sampai dengan perkalian dasar 10. Kesepuluh Rodali tersebut sudah Mr. Bondan himpun dalam dua lembar kertas, jadi dapat menghemat penggunaan kertas.
 
Sahabat pendidik bisa mencetak pola Rodali sebanyak peserta didik ataupun memfotocopinya. Jangan lupa untuk melibatkan peserta didik dalam memotong pola dan menempelnya pada buku tulis masing-masing. Peserta didik pasti sangat antusias.

Cara Menggunakan Media Rodali

Media Rodali bekerja sebagaimana permainan ingatan (memory game). Permainan ingatan ini cukup efektif saat diaplikasikan dalam hafalan. Untuk memulai penghafalan perkalian dasar, peserta didik diminta memilih salah satu roda gigi pengali, membuka hasil kalinya, dan menghafalkannya. Jika sudah hafal, dilanjutkan pada roda gigi selanjutnya. Begitu seterusnya hingga peserta didik menghafal kesemua perkalian. Ilustrasinya adalah sebagai berikut.
Rodali, Media Penghafal Perkalian Dasar gurnulis.id

Tantangan dari penggunaan Rodali ini adalah kegiatan mengingat-ingat pengali dan hasil kalinya. Karena proses penghafalannya menggunakan media yang dapat disentuh oleh peserta didik secara langsung, tentunya peluang keterhafalan tersebut akan meningkat. Untuk mencapai hasil yang maksimal, sebaiknya penghafalan dilakukan secara bertahap dan rutin.

Aplikasi Rodali dalam Pembelajaran

Rodali yang telah penulis buat ini diaplikasikan oleh seorang sahabat pendidik yang me-request-nya (penulis telah  memaparkan sahabat pendidik ini di awal tulisan). Beliau mengajak peserta didiknya mengahafal perkalian di rumah maupun di Sekolah. Di Sekolah, proses penghafalan ini dilakukan 30 menit sebelum pembelajaran dimulai. Menit kesatu sampai menit kelima belas digunakan sebagai menit hafalan. Menit keenam belas sampai menit ketiga puluh digunakan sebagai menit pengujian. Peserta didik dikondisikan dalam keadaan berpasang-pasangan. Dalam pasangan tersebut, mereka saling menguji hafalan perkalian dasarnya. Hasilnya? Tidak sampai satu bulan siswa di kelas beliau sudah menguasai hafalan perkalian dasar. Sungguh berita yang melegakan penulis.

Bagaimana dengan peserta didik yang diampu sahabat pendidik? Apakah mereka mengalami kesulitan yang sama dalam menghafalkan perkalian dasar? Kalau iya, media Rodali ini layak utuk dicoba. Jangan lupa tinggalkan komentar di bawah tulisan ini ya.

Kalau sahabat pendidik memerlukan media untuk memecahkan masalah pembelajaran lainnya, sahabat pendidik bisa menuliskannya di kolom komentar. Insyaallah penulis carikan ide pemecahannya. Jangan lupa untuk selalu membuka gurnulis.id. Selalu ada artikel-artikel yang menarik di blog ini.

Salam literasi guru ndeso.
Munasifatut Thoifah Guru yang selalu ingin berbagi inspirasi.

11 Komentar untuk "Rodali, Media Penghafal Perkalian Dasar"

  1. Mantab...
    Terus berkarya bunda.
    👍👍👍👍👍

    BalasHapus
  2. Guru itu fasilitatator belajar. Beliau adalah orang yang memberikan bantuan dalam memperlancar proses belajar. Dapat saja memberi bantuan tanpa alat, namun dalam banyak hal, karena yang dibantu masih dalam tahap operasional konkret, guru perlu menggunakan berbagai peraga atau media belajar.
    Banyak alat dan metode untuk itu. Semua disesuaikan dengan karakteristik siswa dan materi itu sendiri. Kreativitas guru adalah kata kuncinya. Teria kasih sudah mencerahkan teman-teman pendidik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap Pak. Kami terus berusaha mewujudkan pembelajaran yang mudah dipahami siswa. 🙏

      Hapus
  3. Mantap...lnjutkn Bu karya2nya...

    BalasHapus
  4. Up...

    Referensi biar matematika gak selau jadi momok bagi siswa

    BalasHapus
  5. Up...

    Referensi biar matematika gak selau jadi momok bagi siswa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mari sama-sama mewujudkan pembelajaran yang menyenangkan Pak. 🙏

      Hapus
  6. Wah .. pas tenan ini bisa membantu proses KBM

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga bermanfaat bagi pembelajaran Pak... 🙏

      Hapus

Iklan atas artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah artikel