Cara Menyusun Kisi-kisi Soal Ulangan Tes Tertulis

Cara Menyusun Kisi-kisi Soal Ulangan Tes Tertulis - www.gurnulis.id
Menyusun kisi-kisi soal ulangan tes tertulis jenjang SD/ MI, SMP/ MTs, SMA/ MA, serta SMK secara tepat dan terpandu

Assalamualaikum, halo para sahabat pendidik. Bagaimana kabarnya? Sedang menunggu-nunggu update artikel dari Gurnulis kah? Kalau iya, Alhamdulillah kini penulis meng-update kembali artikelnya. Penulis pada artikel ini hendak berbagi cara menyusun kisi-kisi soal ulangan tes tertulis.

Menyusun kisi-kisi tentunya bukanlah hal yang asing bagi kita selaku pendidik. Sebelum menyusun soal, kita diwajibkan untuk menyusun kisi-kisi terlebih dahulu. Beberapa pendidik mungkin bekerja secara terbalik dengan menyusun soal terlebih dahulu, baru kemudian menyusun kisi-kisi. Bisa jadi cara ini lebih mudah, namun apakah sesuai dengan kaidah yang dikehendaki oleh Kemendikbud? Yuk, kita sama-sama membahasnya.

 

Pengertian Kisi-kisi Soal

Kisi-kisi soal merupakan suatu format berbentuk matriks yang berfungsi sebagai pedoman dalam penulisan soal dan perakitan tes. Dengan adanya kisi-kisi, dapat dihasilkan soal-soal yang sama (paralel) dari segi kedalaman dan cakupan materi.

Komponen kisi-kisi terdiri dari identitas dan matriks. Identitas kisi-kisi meliputi:

  1. jenjang pendidikan;
  2. program/ jurusan;
  3. mata pelajaran, kurikulum;
  4. jumlah soal.
 

Matriks kisi-kisi  berisikan:

  1. kompetensi dasar;
  2. materi;
  3. indikator soal;
  4. level kognitif;
  5. nomor soal;
  6. bentuk soal. 
 

Kompetensi Dasar atau disebut juga KD adalah kemampuan minimal yang harus dikuasai peserta didik setelah mempelajari materi pelajaran tertentu sesuai dengan kurikulum yang digunakan oleh satuan pendidikan. Dari KD tersebut, diidentifikasi materi yang akan diujikan dan dirumuskan indikator soalnya. Dalam pembuatan soal, pendidik memilih materi esensial.

 

Syarat Kisi-kisi Soal yang Baik

Kisi-kisi soal yang baik harus memenuhi syarat-syarat berikut.

  1. Mewakili isi kurikulum/ kompetensi.
  2. Komponen-komponennya rinci, jelas, dan mudah dipahami.
  3. Dapat dibuat soalnya sesuai dengan indikator dan bentuk soal yang ditetapkan. 

Praktik Pembuatan Kisi-kisi

Untuk dapat menyusun kisi-kisi yang baik, pendidik harus memahami komponen dan matriks kisi-kisi yang telah terpapar di atas. Hal pokok yang harus diperhatikan salah satunya adalah pemilihan materi. Pemilihan materi pada penyusunan kisi-kisi soal harus memperhatikan empat aspek berikut.

  1. Urgensi, secara teoritis materi yang akan diujikan mutlak harus dikuasai peserta  didik.
  2. Relevansi, materi yang dipilih sangat diperlukan untuk mempelajari atau memahami  bidang lain.
  3. Kontinuitas, materi yang dipilih merupakan materi lanjutan atau pendalaman materi  dari yang sebelumnya pernah dipelajari dalam jenjang yang sama maupun antarjenjang. 
  4. Keterpakaian, materi memiliki daya terap dan nilai guna yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari. 

Setelah menyusun materi, dilakukan penyusunan indikator. Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, kompetensi, mata pelajaran, dan satuan pendidikan. Agar terwujud indikator yang baik, pendidik harus memperhatikan syarat-syarat sebagai berikut.

  1. Memuat ciri-ciri kompetensi dasar yang akan diukur.
  2. Memuat kata kerja operasional yang dapat diukur.
  3. Berkaitan dengan materi (bahan ajar) yang dipilih. 
  4. Dapat dibuatkan soalnya.

Pada perumusan indikator soal setidaknya terdapat dua cara yang lazim dilakukan, yaitu menggunakan stimulus ataupun tanpa stimulus. Stimulus dapat berupa wacana atau ilustrasi, tabel, grafik, diagram, kasus, dan gambar. Satu stimulus dapat digunakan untuk beberapa butir soal. Bentuk soal pilihan ganda menggunakan satu kata kerja operasional dan bentuk soal uraian menggunakan satu atau lebih kata kerja operasional.

Suatu indikator soal terdiri dari audience dan behavior. Audience adalah peserta didik yang  menjadi subjek belajar. Behavior adalah perilaku yang diukur atau proses kognitifnya. Pada soal yang mengguanjan stimulus, indikator soalnya terdiri dari audience, behavior, dan condition. Stimulus termasuk ke dalam kategori condition. Pembahasan mengenai audience, behavior, dan condition ini sebelumnya pernah penulis angkat dalam artikel "Rumusan ABCD untuk Menyusun Tujuan Pembelajaran". Sahabat pendidik boleh membacanya terlebih dahulu pada tautan tersebut.

Contoh indikator soal yang tidak menggunakan stimulus adalah sebagai berikut.

Indikator :  Peserta didik dapat menjelaskan proses metamorfosis hewan tertentu.

  • Audience dari indikator ini adalah peserta didik.
  • Behavior dari indikator ini adalah dapat menjelaskan proses metamorfosis hewan tertentu.

Penjelasannya adalah sebagai berikut.

Cara Menyusun Kisi-kisi Soal Ulangan Tes Tertulis - www.gurnulis.id

Contoh indikator soal yang menggunakan stimulus adalah sebagai berikut.

Indikator: Disajikan permasalahan konteks dunia nyata yang berkaitan dengan sistem persamaan linier tiga variabel, peserta didik dapat menentukan model matematika dari persamaan tersebut.

  • Audience dari indikator ini adalah peserta didik.
  • Behavior dari indikator ini adalah dapat menentukan model matematika dari persamaan tersebut.
  • Condition dari indikator ini adalah disajikan permasalahan konteks dunia nyata yang berkaitan dengan sistem persamaan linier tiga variabel.

Penjelasannya adalah sebagai berikut.

Cara Menyusun Kisi-kisi Soal Ulangan Tes Tertulis - www.gurnulis.id

Contoh lain dari indikator soal yang menggunakan stimulus adalah sebagai berikut.

Indikator: Peserta didik dapat menentukan model matematika permasalahan konteks dunia nyata yang berkaitan dengan sistem persamaan linier tiga variabel.

  • Audience dari indikator ini adalah peserta didik.
  • Behavior dari indikator ini adalah dapat menentukan model matematika yang berkaitan dengan sistem persamaan linier tiga variabel.
  • Condition dari indikator ini adalah permasalahan konteks dunia nyata.

Penjelasannya adalah sebagai berikut.

Cara Menyusun Kisi-kisi Soal Ulangan Tes Tertulis - www.gurnulis.id
 

Format Kisi-kisi Soal

Kisi-kisi soal disusun berdasarkan format yang berbentuk matriks dengan komponen identitas yang terdiri dari jenjang pendidikan, program/ jurusan, mata pelajaran, kurikulum, dan jumlah soal, serta matriks yang terdiri dari kompetensi dasar, materi, indikator soal, level kognitif, nomor soal, dan bentuk soal sebagaimana yang telah dipaparkan di atas. Format kisi-kisi soal adalah sebagai berikut.

Cara Menyusun Kisi-kisi Soal Ulangan Tes Tertulis - www.gurnulis.id
 

Contoh Kisi-kisi Soal SD/ MI

Penulis menyajikan contoh kisi-kisi soal jenjang SD/ MI. Penulis mengambil contoh kisi-kisi soal muatan pelajaran IPA kelas enam kurikulum 2013 dengan Kompetensi Dasar KD 3.1, KD 3.3, KD 3.5, dan KD 3.6. Berikut contohnya.

Cara Menyusun Kisi-kisi Soal Ulangan Tes Tertulis - www.gurnulis.id
 

Rincian dari kisi-kisi soal tersebut adalah sebagai berikut.

  • Pada KD 3.1 yang berbunyi "membandingkan perkembangbiakan tumbuhan dan hewan", materi soalnya adalah perkembangbiakan tumbuhan. Level kognitif soalnya berada pada level aplikasi atau L2. Indikator soalnya berbunyi "disajikan empat gambar  tumbuh tumbuhan, peserta didik dapat menentukan dua tumbuhan yang berkembangbiak dengan cara yang sama". Soal ini adalah soal untuk nomor 1. Bentuk soalnya adalah pilihan ganda.
  • Pada KD 3.3 yang berbunyi "menganalisis cara makhluk hidup menyesuaikan diri dengan lingkungannya", materi soalnya adalah penyesuaian diri makhluk hidup. Level kognitif soalnya berada pada level pengetahuan dan pemahaman atau L1. Indikator soalnya berbunyi "disajikan gambar hewan, peserta didik dapat menjelaskan cara adaptasi hewan tersebut ". Soal ini adalah soal untuk nomor 2. Bentuk soalnya adalah pilihan ganda.
  • Pada KD 3.3 yang berbunyi "Menganalisis hubungan antarkomponen ekosistem dan  jaring jaring makanan di lingkungan sekitar ", materi soalnya adalah ekosistem. Level kognitif soalnya berada pada level penalaran atau L3. Indikator soalnya berbunyi "Disajikan gambar jaring-jaring makanan pada ekosistem tertentu, peserta didik dapat menentukan komponen ekosistem  yang memiliki peran tertentu dan menjelaskan akibat yang akan terjadi bila salah satu komponennya  mengalami kepunahan.". Soal ini adalah soal untuk nomor 4. Bentuk soalnya adalah uraian.
  • Pada KD 3.6 yang berbunyi "menerapkan konsep perpindahan kalor dalam kehidupan sehari-hari", materi soalnya adalah perubahan energi. Level kognitif soalnya berada pada level aplikasi atau L2. Indikator soalnya berbunyi "disajikan lima gambar alat elektronik, peserta didik dapat mengidentifikasi tiga alat yang mempunyai perubahan energi yang sama saat digunakan". Soal ini adalah soal nomor 3. Bentuk soalnya adalah pilihan ganda.

Contoh Kisi-kisi Soal SMP/ MTs

Untuk jenjang SMP/ MTs, penulis mengambil contoh kisi-kisi soal mata pelajaran Bahasa Inggris kelas delapan kurikulum 2013 dengan Kompetensi Dasar KD 3.12. Berikut contohnya.

Cara Menyusun Kisi-kisi Soal Ulangan Tes Tertulis - www.gurnulis.id
 

Rincian dari kisi-kisi soal tersebut adalah sebagai berikut.

Pada KD 3.12 yang berbunyi "menerapkan struktur teks dan unsur kebahasaan untuk melaksanakan fungsi sosial teks recount dengan menyatakan dan menanyakan tentang kegiatan, kejadian, dan peristiwa, pendek dan sederhana, sesuai dengan konteks penggunaannya", materi soalnya adalah rincian peristiwa. 

  • Pada Level kognitif pengetahuan dan pemahaman atau L1, indikator soalnya berbunyi "disajikan teks recount tentang pengalaman dengan panjang teks 150-200 kata, peserta didik dapat menentukan salah satu rincian peristiwa yang terdapat dalam teks ". Soal ini adalah soal untuk nomor 1. Bentuk soalnya adalah pilihan ganda.
  • Pada Level kognitif aplikasi atau L2, indikator soalnya berbunyi "disajikan teks recount yang sama, peserta didik dapat  membandingkan gagasan utama antarparagraf ". Soal ini adalah soal untuk nomor 2. Bentuk soalnya adalah uraian.
  • Pada Level kognitif penalaran atau L3, indikator soalnya berbunyi "Disajikan teks recount yang sama, peserta didik dapat menyimpulkan sikap tokoh". Soal ini adalah soal untuk nomor 3. Bentuk soalnya adalah pilihan ganda.

Contoh Kisi-kisi Soal SMA/ MA

Untuk jenjang SMA/ MA, penulis mengambil contoh kisi-kisi soal mata pelajaran Ekonomi kelas sepuluh kurikulum 2013 dengan Kompetensi Dasar KD 3.4, KD 3.7, dan KD 3.8. Berikut contohnya.

Cara Menyusun Kisi-kisi Soal Ulangan Tes Tertulis - www.gurnulis.id
 

Rincian dari kisi-kisi soal tersebut adalah sebagai berikut.

  • Pada KD 3.4 yang berbunyi "mendeskripsikan konsep pasar dan terbentuknya harga pasar dalam perekonomian", materi soalnya adalah penyesuaian diri makhluk hidup. Level kognitif soalnya berada pada level pengetahuan dan pemahaman atau L1. Indikator soalnya berbunyi "disajikan ilustrasi permintaan suatu barang, peserta didik dapat menentukan permintaan berdasarkan daya beli". Soal ini adalah soal untuk nomor 1. Bentuk soalnya adalah pilihan ganda.
  • Pada KD 3.7 yang berbunyi "mendeskripsikan konsep manajemen", materi soalnya adalah manajemen.  Pada penalaran atau L3, indikator soalnya berbunyi "disajikan masalah dalam perusahaan, peserta didik dapat menyelesaikan masalah berdasarkan fungsi manajemen", soal ini adalah soal untuk nomor 2, dan bentuk soalnya adalah pilihan ganda. Pada Level kognitif pengetahuan dan pemahaman atau L1, indikator soalnya berbunyi "disajikan jenjang manajemen, peserta didik dapat menyebutkan dan menjelaskan tugas setiap jenjang manajemen", soal ini adalah soal untuk nomor 3, dan bentuk soalnya adalah uraian.
  • Pada KD 3.8 yang berbunyi "mendeskripsikan konsep koperasi dan pengelolaan koperasi", materi soalnya adalah SHU. Level kognitif soalnya berada pada level aplikasi atau L2. Indikator soalnya berbunyi "disajikan data simpanan dan jasa dua anggota koperasi, peserta didik dapat menyimpulkan data kedua anggota koperasi tersebut". Soal ini adalah soal untuk nomor 4. Bentuk soalnya adalah pilihan ganda.

Contoh Kisi-kisi Soal SMK

Untuk jenjang SMK, penulis mengambil contoh kisi-kisi soal mata pelajaran Matematika kurikulum KTSP dengan Kompetensi Dasar KD 3.4, KD 6.4, dan KD 16.3. Berikut contohnya.

Cara Menyusun Kisi-kisi Soal Ulangan Tes Tertulis - www.gurnulis.id
 

Rincian dari kisi-kisi soal tersebut adalah sebagai berikut.

  • Pada KD 3.4 yang berbunyi "menyelesaikan sistem persamaan linier dua variabel", materi soalnya adalah sistem persamaan linier. Level kognitif soalnya berada pada level aplikasi atau L2. Indikator soalnya berbunyi "disajikan cerita mengenai pembelian dua buah barang dengan diskon pada beberapa toko, peserta didik dapat menentukan toko dengan harga termurah". Soal ini adalah soal untuk nomor 1. Bentuk soalnya adalah pilihan ganda.
  • Pada KD 16.3 yang berbunyi "menggunakan konsep dan aturan turunan dalam perhitungan turunan fungsi", materi soalnya adalah turunan fungsi. Level kognitif soalnya berada pada level pengetahuan dan pemahaman atau L1. Indikator soalnya berbunyi "peserta didik dapat menentukan turunan fungsi aljabar berbentuk  y = ax (xb  ±  c), dimana a, b, c bilangan asli lebih besar dari 1". Soal ini adalah soal untuk nomor 2. Bentuk soalnya adalah pilihan ganda.
  • Pada KD 6.4 yang berbunyi "menerapkan modus ponens, modus tollens dan prinsip silogisme dalam menarik kesimpulan", materi soalnya adalah logika. Level kognitif soalnya berada pada level penalaran atau L3. Indikator soalnya berbunyi "peserta didik dapat menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan logika matematika (p -> q,  r -> q, p, r v s, dan s -> u)". Soal ini adalah soal untuk nomor 3. Bentuk soalnya adalah uraian.

Format kisi-kisi penulisan soal dapat sahabat pendidik unduh secara gratis pada tautan berikut.

UNDUH FORMAT KISI-KISI PENULISAN SOAL

Demikianlah bahasan mengenai cara penyusunan kisi-kisi soal ulangan tes tertulis. Semoga dapat menginspirasi para sahabat pendidik. Bagaimana sabahat pendidik, sudah siapkah untuk menyusun soal ulangan?

Salam literasi guru ndeso.

Munasifatut Thoifah Guru yang selalu ingin berbagi inspirasi.

2 Komentar untuk "Cara Menyusun Kisi-kisi Soal Ulangan Tes Tertulis"

  1. Terimakasih ibu Thoifah, InsyaAllah siap menyusun soal ulangan 😃🙏🏻

    BalasHapus

Iklan atas artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah artikel