Iklan Header

Metode Pembelajaran Brainstorming

Metode Pembelajaran Brainstorming - www.gurnulis.id
Bahasan mengenai metode pembelajaran brainstorming yang berupaya menjaring sebanyak mungkin pendapat peserta didik dalam memecahkan masalah
Halo sahabat pendidik. Penulis sebelumnya telah berbagai tentang model pembelajaran AIR dan model pembelajaran artikulasi ya. Untuk memperluas literasi kita tentang pembelajaran, penulis hendak mengajak sahabat Gurnulis untuk mengeksplorasi metode pembelajaran. Kalau semula kita membahas tentang model, kini kita beralih kepada metode. Metode pembelajaran yang penulis maksud di sini adalah  metode pembelajaran brainstorming. Yuk, sama-sama kita simak.
 

Pengertian Metode Pembelajaran Brainstorming

Metode pembelajaran brainstorming ditujukan untuk mempercepat pencapaian tujuan pembelajaran melalui proses belajar mandiri dan peserta didik mampu menyajikannya di depan kelas. Metode pembelajaran brainstorming bekerangkan diskusi yang ditujukan untuk mengumpulkan gagasan, pendapat, informasi, pengetahuan, dan pengalaman dari semua pesertanya.

Metode pembelajaran brainstorming berbeda dengan metode diskusi. Perbedaannya terletak pada penanggapan terhadap gagasan. Pada metode pembelajaran brainstormin, gagasan tidak perlu ditanggapi sebagaimana pada metode pembelajaran diskusi. Pada brainstorming tidak perlu melakukan pendukungan, pelengkapan, pengurangan, ataupun penyepakatan pendapat.

Metode pembelajaran brainstorming merupakan teknik pembelajaran yang dilakukan dalam kelompok yang peserta didiknya memiliki latar belakang pengetahuan dan pengalaman yang berbeda-beda. Metode pembelajaran brainstorming merupakan cara terperinci bagi peserta didik untuk mendiskusikan permasalahan dengan teman sekelas mereka. Pertukaran pendapat ini bisa dengan mudah diarahkan kepada materi yang dibelajarkan di kelas.
 
Metode pembelajaran brainstorming dilaksanakan dengan cara melontarkan suatu masalah oleh guru. Setelah masalah dilontarkan, peserta didik menjawab atau menyatakan pendapat atau komentar sehingga mungkin masalah tersebut berkembang menjadi masalah baru.

Metode pembelajaran brainstorming dapat pula diartikan sebagai suatu cara untuk mendapatkan banyak ide dari sekelompok manusia dalam waktu yang sangat singkat. Metode pembelajaran brainstorming dilakukan dalam kelompok yang peserta didiknya memiliki latar belakang pengetahuan dan pengalaman yang berbeda-beda.

Pentingnya Metode Pembelajaran Brainstorming

Tujuan dari metode pembelajaran brainstorming adalah untuk mendapatkan himpunan pendapat, informasi, dan pengalaman dari semua peserta didik yang sama atau berbeda. Hasilnya kemudian dijadikan peta informasi, peta pengalaman, atau peta gagasan atau mind map untuk menjadi pembelajaran bersama.

Metode pembelajaran brainstorming sangat penting. Metode pembelajaran ini diperlukan ketika peserta didik diharuskan mengumpulkan ide-ide, pengalaman-pengalaman masa lalu, pemecahan masalah, dan berpikir kreatif serta inovatif. Pembelajaran brainstorming, merupakan salah satu metode pembelajaran yang dilaksanakan agar tujuan pembelajaran tercapai dengan cepat melalui proses belajar mandiri dan siswa mampu menyajikannya di depan kelas. Yang diharapkan, tujuan pembelajaran tersebut tercapai dan kemampuan siswa dalam belajar mandiri dapat ditingkatkan.

Langkah-langkah atau Sintaks Metode Pembelajaran Brainstorming

Langkah-langkah atau sintaks dari pembelajaran brainstorming adalah sebagai berikut.
  1. Terlebih dahulu guru menyusun darftar pertanyaan mengenai kebutuhan belajar, sumber-sumber belajar, dan atau kemungkinan-kemungkinan hambatan pembelajaran.
  2. Dalam kelompok, guru menyampaikan pertanyaan-pertanyaan secara berurutan kepada seluruh peserta didik. Sebelum menjawab pertanyaan, para peserta didik diberi waktu sekitar 3-5 menit untuk memikirkan mengenai alternatif jawaban.
  3. Guru menjelaskan aturan-aturan yang harus diperhatikan oleh para peserta didik, seperti: setiap peserta didik menyampaikan satu pendapat atau gagasan dengan cepat, menyampaikan jawaban secara langsung, dan menghindari kritik atau sela (interupsi) pendapat temannya.
  4. Guru memberitahukan waktu yang akan digunakan untuk menyampaikan masing-masing pertanyaan dan meminta peserta didik untuk mengemukakan jawaban.
  5. Peserta didik mengajukan pendapat yang terlintas dalam pikirannya. Ini dilakukan secara bergiliran dan berurutan dari kiri ke kanan atau sebaliknya dan dari baris depan ke belakang atau sebaliknya. Peserta didik tidak boleh mengomentari gagasan yang dikemukakan peserta lain baik komentar.
  6. Guru boleh menunjuk: (1) seorang perserta didik sebagai pencatat pendapat dan jawaban yang diajukan oleh teamnnya; (2) sebuah tim untuk mengevaluasi proses dan hasil penggunaan teknik ini.
  7. Guru menghindarkan dominasi peserta tertentu dalam menyampaikan gagasan dan pendapat.

Kelebihan Metode Pembelajaran Brainstorming

Apa kelebihan metode pembelajaran brainstorming? Berikut kelebihannya.
  1. Merangsang semua peserta didik dalam mengemukakan pendapat dan gagasan baru.
  2. Menghasilkan jawaban atau pendapat melalui reaksi berantai.
  3. Penggunaan waktu dapat dikontrol dan teknik ini dapat digunakan dalam kelompok besar atau kelompok kecil.
  4. Tidak memerlukan banyak alat dan tenaga profesional.
 

Kelemahan Metode Pembelajaran Brainstorming

Di samping memiliki kelebihan, metode pembelajaran brainstorming memiliki beberapa kelemahan sebagai berikut.
  1. Peserta didik yang kurang perhatian dan kurang berani mengemukakan pendapat akan merasa terpaksa untuk menyampaikan buah pikirannya.
  2. Jawaban cenderung mudah terlepas dari pendapat yang berantai.
  3. Peserta didik cenderung beranggapan bahwa semua pendapat diterima.
  4. Memerlukan evaluasi lanjutan untuk menentukan prioritas pendapat yang disampaikan.
 
Pada dasarnya, metode pembelajaran brainstorming sama saja dengan curah pendapat yang tujuannya untuk menghimpun sebanyak mungkin pernyataan tentang kebutuhan, gagasan, pendapat, dan jawaban tentang berbagai alternatif pemikiran pula khususnya untuk memecahkan masalah baru atau untuk menentukan cara-cara dalam menghadapi masalah lama. Metode belajar ini memfasilitasi peserta didik untuk saling memupuk dan saling melengkapi saran dan pendapat.
Metode Pembelajaran Brainstorming - www.gurnulis.id
Demikianlah bahasan mengenai metode pembelajaran brainstorming ya sahabat Gurnulis. Semoga bermanfaat. Salam literasi guru ndeso.
Munasifatut Thoifah Guru yang selalu ingin berbagi inspirasi.

Belum ada Komentar untuk "Metode Pembelajaran Brainstorming"

Posting Komentar

Iklan atas artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah artikel