Iklan Header

Pemetaan KD Kurikulum Darurat pada Kondisi Khusus Kelas 1 SD/ MI

Pemetaan KD Kurikulum Darurat pada Kondisi Khusus Kelas 1 SD/ MI, www.gurnulis.id
Mengunduh pemetaan KD Kurikulum Darurat pada kondisi khusus untuk kelas 1 SD/ MI
Halo sahabat Gurnulis. Apakah sahabat sedang mencari-cari pemetaan KD kurikulum darurat pada kondisi khusus untuk kelas 1 SD/ MI? Kalau iya, artinya sahabat berada pada blog yang tepat. Namun sebelum masuk pada KD kurikulum darurat, apakah sahabat pendidik sudah memahami hakikat kompetensi dasar? Kalau belum, sahabat boleh membacanya terlebih dahulu pada tulisan penulis yang berjudul "Memahami Kompetensi Dasar Kurikulum 2013 Sekolah Dasar". Tenang saja, tautan tersebut akan terbuka pada tab baru, jadi tidak akan mengganggu penyimakan terhadap artikel ini.

Pandemi Covid-19 menyebabkan ratusan ribu sekolah tidak diperbolehkah melakukan pembelajaran secara tatap muka. Untuk memastikan hak belajar siswa terpenuhi, Kemendikbud berinisiatif menerbitkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 719/P/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus.

Pelaksanaan kurikulum pada kondisi khusus ditujukan untuk memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk menentukan pembelajaran sesuai dengan kodisi masing-masing. Kurikulum darurat dalam kondisi khusus merupakan penyederhanaan dari kurikulum nasional. Kurikulum ini bukanlah kurikulum yang baru, melainkan hanya berisikan pengurangan-pengurangan kompetensi dasar setiap muatan pelajarannya.

Mata Pelajaran Kelas 1 Kurikulum Darurat pada Kondisi Khusus SD/ MI

Tidak ada yang berubah dengan jumlah muatan pelajaran yang dihadapi oleh siswa selama masa pandemi berlangsung. Rincian muatan pelajarannya adalah sebagai berikut.
  1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti.
  2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaran (PPKn).
  3. Bahasa Indonesia.
  4. Matematika.
  5. Seni Budaya dan Prakarya (SBdP).
  6. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
 
Siswa kelas 1 SD/ MI belum diajak untuk mempelajari muatan pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial.

Bunyi KD Kelas 1 Kurikulum Darurat pada Kondisi Khusus SD/ MI

Bunyi Kompetensi Dasar (KD) Kurikulum Darurat pada kondisi khusus mengacu pada Surat Keputusan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan nomor 018/H/KR/2020.

Pemetaan KD Kurikulum Darurat pada Kondisi Khusus Kelas 1 SD/ MI, www.gurnulis.id


Rincian bunyi KD kelas 1 Kurikulum Darurat pada kondisi khusus per muatan pelajaran adalah sebagai berikut.

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

KD-1 (Sikap Spiritual)
  • 1.1 Terbiasa membaca basmalah setiap memulai belajar al-Qur’an.
  • 1.2 Terbiasa membaca al-Qur’an dengan tartil.
  • 1.3 Menerima adanya Allah Swt. Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maharaja.
  • 1.4 Menerima dan mengakui makna dua kalimat syahadat.
  • 1.5 Terbiasa berdoa sebelum dan sesudah belajar.
  • 1.6 Meyakini bahwa berkata yang baik, sopan, dan santun sebagai cerminan dari iman.
  • 1.7 Terbiasa bersuci sebelum beribadah.
  • 1.8 Menjalankan salat dengan tertib.
  • 1.9 Meyakini kebenaran kisah Nabi dan Rasul.
 
KD-2 (Sikap Sosial)
  • 2.1 Menunjukkan sikap percaya diri dalam melafalkan huruf-huruf hijaiyyah dan harakatnya.
  • 2.2 Menunjukkan sikap kasih sayang dan mandiri kepada sesama sebagai implementasi pemahaman Q.S. al-Fatihah dan Q.S. al-Ikhlas.
  • 2.3 Menunjukkan sikap kasih sayang, peduli, kerja sama, dan percaya diri sebagai implementasi pemahaman al-Asmau  al-Husna: ar-Rahman, arRahim, dan al-Malik.
  • 2.4 Menunjukkan sikap teguh pendirian sebagai implementasi pemahaman makna dua kalimat syahadat.
  • 2.5 Menunjukkan sikap disiplin sebagai implementasi pemahaman makna doa sebelum dan sesudah belajar.
  • 2.6 Menunjukkan sikap yang baik, sopan, dan santun ketika berbicara.
  • 2.7 Menunjukkan perilaku bersih badan, pakaian, barang-barang, dan tempat sebagai implementasi pemahaman makna bersuci.
  • 2.8 Menunjukkan sikap disiplin sebagai implementasi pemahaman salat dan kegiatan agama yang dianutnya di sekitar rumahnya melalui pengamatan.
  • 2.9 Menunjukkan sikap terpuji sebagai implementasi pemahaman kisah keteladanan Nabi Nabi dan Rasul .
 
KD-3 (Pengetahuan)
  • 3.1 Mengetahui huruf-huruf hijaiyyah danharakatnya secara lengkap.
  • 3.2 Memahami pesan-pesan pokok Q.S.al-Fatihah dan Q.S. al-Ikhlas.
  • 3.3 Memahami makna al-Asmau alHusna: ar-Rahman, ar-Rahim, dan al-Malik.
  • 3.4 Memahami makna dua kalimat syahadat.
  • 3.5 Memahami makna doa sebelum dansesudah belajar.
  • 3.6 Memahami berkata yang baik, sopan,dan santun.
  • 3.7 Memahami tata cara bersuci.
  • 3.8 Memahami salat dan kegiatan agamayang dianutnya di sekitar rumahnyamelalui pengamatan.
  • 3.9 Memahami kisah keteladanan NabiAdam a.s., Nabi Idris a.s., Nabi Nuha.s., Nabi Hud a.s. dan  Nabi Muhammad saw.
 
KD-4 (Keterampilan)
  • 4.1 Melafalkan huruf-huruf hijaiyyah dan harakatnya secara lengkap.
  • 4.2.1 Melafalkan Q.S. al-Fatihah dan Q.S. al-Ikhlas dengan benar dan jelas.
  • 4.2.2 Menunjukkan hafalan Q.S. al-Fatihah dan Q.S. al-Ikhlas dengan benar dan jelas.
  • 4.3 Melafalkan al-Asmau al-Husna: arRahman, ar-Rahim, dan al-Malik.
  • 4.4 Melafalkan dua kalimat syahadat dengan benar dan jelas.
  • 4.5 Melafalkan doa sebelum dan sesudah belajar dengan benar dan jelas.
  • 4.6 Mencontohkan cara berkata yang baik, sopan, dan santun.
  • 4.7 Mempraktikkan tata cara bersuci.
  • 4.8.1 Melaksanakan salat dan kegiatan agama di sekitar rumahnya melalui pengamatan.
  • 4.8.2 Mencontohkan kegiatan agama di sekitar rumahnya.
  • 4.9 Menceritakan kisah keteladanan Nabi Adam a.s., Nabi Idris a.s., Nabi Nuh a.s., Nabi Hud a.s. dan  Nabi Muhammad saw.

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

KD-1 (Sikap Spiritual)
  • 3.1 Mensyukuri ditetapkannya bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng,  dan padi kapas sebagai gambar pada lambang negara “Garuda Pancasila”.
  • 3.2 Menunjukkan sikap patuh aturan agama yang dianut dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
  • 3.3 Menerima keberagaman karakteristik individu sebagai  anugerah Tuhan Yang Maha Esa di rumah.
  • 3.4 Menerima keberagaman di rumah sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa di rumah.
 
KD-2 (Sikap Sosial)
  • 2.1 Bersikap santun, rukun, mandiri, dan percaya diri sesuai dengan sila-sila Pancasila dalam lambang negara “Garuda Pancasila” dalam kehidupan sehari-hari.
  • 2.2 Melaksanakan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
  • 2.3 Menampilkan kebersamaan dalam keberagaman karakteristik  individu di rumah.
  • 2.4 Menampilkan sikap kerja sama dalam keberagaman di rumah.
 
KD-3 (Pengetahuan)
  • 3.1 Mengenal simbol sila-sila Pancasila dalam lambang negara “Garuda Pancasila”.
  • 3.2 Mengidentifikasi aturan yang  berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
  • 3.3 Mengidentifikasi keberagaman karateristik individu di rumah.
  • 3.4 Mengidentifikasi bentuk kerja sama dalam keberagaman di rumah.
 
KD-4 (Keterampilan)
  • 4.1 Menuliskan simbol-simbol sila Pancasila pada Lambang Garuda Pancasila.
  • 4.2 Menuliskan cerita tentang kegiatan sesuai dengan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
  • 4.3 Menuliskan cerita pengalaman kebersamaan dalam keberagaman  kehidupan individu di rumah.
  • 4.4 Menuliskan cerita tentang  pengalaman kerja sama dalam keberagaman di rumah.

Bahasa Indonesia

KD-3 (Pengetahuan)
  • 3.1 Menjelaskan kegiatan persiapan membaca permulaan (cara duduk wajar dan baik, jarak antara mata dan buku, cara memegang buku, cara membalik halaman buku, gerakan mata dari kiri ke kanan, memilih tempat dengan cahaya yang terang, dan etika membaca buku) dengan cara yang benar.
  • 3.2 Mengemukakan kegiatan persiapan menulis permulaan (cara duduk, cara memegang pensil, cara menggerakkan pensil, cara meletakkan buku, jarak antara mata dan buku, pemilihan tempat dengan cahaya yang terang) yang benar secara lisan.
  • 3.3 Menguraikan lambang bunyi vokal dan konsonan dalam kata bahasa Indonesia atau bahasa daerah.
  • 3.4 Menentukan kosakata tentang anggota tubuh dan pancaindra serta perawatannya melalui teks pendek (berupa gambar, tulisan, slogan sederhana, dan/atau syair lagu) dan eksplorasi lingkungan.
  • 3.5 Merinci ungkapan penyampaian terima kasih, permintaan maaf, tolong, dan pemberian pujian, dengan menggunakan bahasa yang santun secara lisan dan tulisan yang dapat dibantu dengan kosakata bahasa daerah.
  • 3.6 Merinci kosakata dan ungkapan perkenalan diri dan keluarga secara lisan dan tulis yang dapat dibantu dengan kosakata bahasa daerah.
 
KD-4 (Keterampilan)
  • 4.1 Mempraktikkan kegiatan persiapan membaca permulaan (duduk wajar dan baik, jarak antara mata dan buku, cara memegang buku, cara membalik halaman buku, gerakan mata dari kiri ke kanan, memilih tempat dengan cahaya yang terang) dengan benar.
  • 4.2 Mempraktikkan kegiatan persiapan menulis permulaan (cara duduk, cara memegang pensil, cara meletakkan buku, jarak antara mata dan buku, gerakan tangan atas-bawah, kirikanan, latihan pelenturan gerakan tangan dengan gerakan menulis di udara/ pasir/ meja, melemaskan jari dengan mewarnai, menjiplak, menggambar, membuat garis tegak, miring, lurus, dan lengkung, menjiplak berbagai bentuk gambar, lingkaran, dan bentuk huruf di tempat bercahaya terang) dengan benar. 
  • 4.3 Melafalkan bunyi vokal dan konsonan dalam kata bahasa Indonesia atau bahasa daerah.
  • 4.4 Menyampaikan penjelasan (berupa gambar dan tulisan) tentang anggota tubuh dan pancaindra serta perawatannya menggunakan kosakata bahasa Indonesia dengan bantuan bahasa daerah secara lisan dan/ atau tulis.
  • 4.5 Mempraktikkan ungkapan terima kasih, permintaan maaf, tolong, dan pemberian pujian, dengan menggunakan bahasa yang santun kepada orang lain secara lisan dan tulis.
  • 4.6 Menggunakan kosakata dan ungkapan yang tepat untuk perkenalan diri dan keluarga secara sederhana dalam bentuk lisan dan tulis.

Matematika

KD-3 (Pengetahuan)
  • 3.1 Menjelaskan makna bilangan cacah sampai dengan 50 dan nilai tempat penyusun lambang bilangan menggunakan kumpulan benda konkret serta cara membacanya.
  • 3.2 Membandingkan dua bilangan cacah sampai  dengan 50 menggunakan kumpulan benda-benda konkret.
  • 3.3 Menjelaskan dan melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan cacah sampai dengan 20 dalam kehidupan sehari-hari dengan cara membilang.
  • 3.4 Mengenal bangun ruang  dan bangun datar dengan menggunakan berbagai benda konkret.
  • 3.5 Mengenal dan menjelaskan pola bilangan dan pola barisan bangun datar dan bangun ruang menggunakan gambar atau benda konkret.
  • 3.6 Mengenal dan menentukan panjang dan berat dengan satuan tidak baku menggunakan benda/  situasi konkret.
  • 3.7 Membandingkan panjang, berat, lamanya waktu, dan suhu menggunakan benda/ situasi konkret.
 
KD-4 (Keterampilan)
  • 4.1 Menyajikan bilangan cacah sampai dengan 50 yang menyatakan banyak anggota suatu kumpulan objek dengan ide nilai tempat.
  • 4.2 Mengurutkan bilangan-bilangan cacah sampai dengan 50 dari bilangan terkecil ke bilangan terbesar atau sebaliknya dengan menggunakan kumpulan benda-benda konkret.
  • 4.3 Menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan cacah sampai dengan 20. 
  • 4.4 Mengelompokkan bangun ruang dan bangun datar berdasarkan sifat tertentu dengan menggunakan berbagai benda konkret.
  • 4.5 Memprediksi dan membuat pola bilangan dan pola barisan bangun datar dan bangun ruang menggunakan gambar atau benda konkret.
  • 4.6 Melakukan pengukuran panjang dan berat dalam satuan tidak baku dengan menggunakan benda/ situasi konkret.
  • 4.7 Mengurutkan benda/ kejadian/ keadaan berdasarkan panjang, berat, lamanya waktu, dan suhu.

Seni Budaya dan Prakarya (SBdP)

KD-3 (Pengetahuan)
  • 3.1 Mengenal karya ekspresi dua dan tiga dimensi.
  • 3.2 Mengenal elemen musik melalui lagu.
  • 3.3 Mengenal gerak anggota tubuh melalui tari.
  • 3.4 Mengenal bahan alam dalam berkarya.
 
KD-4 (Keterampilan)
  • 4.1 Membuat karya ekspresi dua dan tiga dimensi.
  • 4.2 Menirukan elemen musik melalui lagu.
  • 4.3 Meragakan gerak anggota tubuh melalui tari.
  • 4.4 Membuat karya dari bahan alam

Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK)

KD-3 (Pengetahuan)
  • 3.1 Memahami gerak dasar lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional.
  • 3.2 Memahami menjaga sikap tubuh (duduk, membaca, berdiri, jalan), dan bergerak secara lentur serta seimbang dalam rangka pembentukan tubuh melalui permainan sederhana dan atau tradisional
  • 3.3 Memahami berbagai gerak dominan (bertumpu, bergantung, keseimbangan, berpindah/lokomotor, tolakan, putaran, ayunan, melayang, dan mendarat) dalam aktivitas senam lantai.
  • 3.4 Memahami gerak dasar lokomotor dan non-lokomotor sesuai dengan irama (ketukan) tanpa/ dengan musik dalam aktivitas gerak berirama.
  • 3.5 Memahami bagian-bagian tubuh, bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian.
 
KD-4 (Keterampilan)
  • 4.1 Mempraktikkan gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional.
  • 4.2 Mempraktikkan sikap tubuh (duduk, membaca, berdiri, jalan), dan bergerak secara lentur serta seimbang dalam rangka pembentukan tubuh melalui permainan sederhana dan atau tradisional.
  • 4.3 Mempraktikkan berbagai pola gerak dominan (bertumpu, bergantung, keseimbangan, berpindah/ lokomotor, tolakan, putaran, ayunan, melayang, dan mendarat) dalam aktivitas senam lantai.
  • 4.4 Mempraktikkan gerak dasar lokomotor dan non-lokomotor sesuai dengan irama (ketukan) tanpa/ dengan musik dalam aktivitas gerak berirama.
  • 4.5 Menceritakan bagian-bagian tubuh, bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, cara menjaga kebersihannya, dan kebersihan pakaian.
 

Jumlah KD Kurikulum Darurat pada Kondisi Khusus di Kelas 1 SD/ MI

Kompetensi Dasar Kurikulum Darurat pada kondisi khusus memiliki jumlah yang lebih sedikit dari Kompetensi Dasar Kurikulum 2013 pada kondisi normal. Rincian jumlah KD-nya adalah sebagai berikut.

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti  terdiri dari
  • 9 Kompetensi Dasar-1, yaitu KD 1.1 sampai dengan KD 1.9;
  • 9 Kompetensi Dasar-2, yaitu KD 2.1 sampai dengan KD 2.9;
  • 9 Kompetensi Dasar-3, yaitu KD 3.1 sampai dengan KD 3.9; dan
  • 9 Kompetensi Dasar-4, yaitu KD 4.1 sampai dengan KD 4.9.
 
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan terdiri dari
  • 4 Kompetensi Dasar-1, yaitu KD 1.1 sampai dengan KD 1.4;
  • 4 Kompetensi Dasar-2, yaitu KD 2.1 sampai dengan KD 2.4;
  • 4 Kompetensi Dasar-3, yaitu KD 3.1 sampai dengan KD 3.4; dan
  • 4 Kompetensi Dasar-4, yaitu KD 4.1 sampai dengan KD 4.4.
 
Bahasa Indonesia terdiri dari
  • 6 Kompetensi Dasar-3, yaitu KD 3.1 sampai dengan KD 3.6 dan
  • 6 Kompetensi Dasar-4, yaitu KD 4.1 sampai dengan KD 4.6.
 
Matematika terdiri dari
  • 7 Kompetensi Dasar-3, yaitu KD 3.1 sampai dengan KD 3.7 dan
  • 7 Kompetensi Dasar-4, yaitu KD 4.1 sampai dengan KD 4.7.
 
Seni Budaya dan Prakarya terdiri dari
  • 4 Kompetensi Dasar-3, yaitu KD 3.1 sampai dengan KD 3.4 dan
  • 4 Kompetensi Dasar-4, yaitu KD 4.1 sampai dengan KD 4.4.
 
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan terdiri dari
  • 5 Kompetensi Dasar-3, yaitu KD 3.1 sampai dengan KD 3.5 dan
  • 5 Kompetensi Dasar-4, yaitu KD 4.1 sampai dengan KD 4.5.

Muatan pelajaran apa saja yang jumlah KD-nya berbeda dengan Kurikulum 2013 pada kondisi normal? Data tersebut jika kita dibandingkan dengan data yang terdapat pada artikel Pemetaan KD Kurikulum 2013 Kelas 1 SD/ MI, didapatkan informasi-informasi berikut.
  • Muatan pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada kondisi normal jumlah KD-nya adalah 17, sedangkan pada kondisi khusus adalah 9.
  • Muatan pelajaran Bahasa Indonesia pada kondisi normal jumlah KD-nya adalah 11, sedangkan pada kondisi khusus adalah 6.
  • Muatan pelajaran Matematika pada kondisi normal adalah 9, sedangkan pada kondisi khusus adalah 7.
  • Muatan pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada kondisi normal adalah 8, sedangkan pada kondisi khusus adalah 5.
  • Untuk muatan pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dan Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) jumlah tidak ada perubahan jumlah KD.

Pemetaan KD Kurikulum Darurat pada Kondisi Khusus di Kelas 1 SD/ MI

Kompentensi Dasar yang telah didaparkan di atas digunakan sebagai acuan pembelajaran pada kondisi khusus. Proses pembelajaran di tengah pandemi diperbolehkan beracuan pada KD ini.
Pemetaan KD Kurikulum Darurat pada Kondisi Khusus Kelas 1 SD/ MI, www.gurnulis.id

Untuk mendapatkan pemetaan KD Kurikulum Darurat pada kondisi khusus, sahabat pendidik dapat mengunduhnya pada tautan berikut.


Dengan disederhanakannya Kompetensi Dasar pembelajaran oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, diharapkan pembelajaran dapat tetap berlangsung lancar meski berada di tengah pandemi Covid-19.

Salam literasi guru ndeso.
Munasifatut Thoifah Guru yang selalu ingin berbagi inspirasi.

Belum ada Komentar untuk "Pemetaan KD Kurikulum Darurat pada Kondisi Khusus Kelas 1 SD/ MI"

Posting Komentar

Iklan atas artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah artikel