Model Pembelajaran Tebak Kata

Model Pembelajaran Tebak Kata - www.gurnulis.id
Bahasan mengenai model pembelajaran tebak kata yang dilakukan dengan media kartu teka-teki
Halo sahabat Gurnulis, bagaimana kabar pembelajarannya? Berlangsung lancar bukan? Sebelumnya penulis telah berbagi tentang teori belajar kognitivisme, konstruktivisme, humanisme, dan behaviorisme ya. Kini penulis hendak mengajak sahabat Gurnulis berliterasi mengenai model pembelajaran tebak kata. Apakah sahabat pernah mendengar model pembelajaran tebak kata ini? Ayo sama-sama kita pelajari.

Pengertian Model Pembelajaran Tebak Kata

Model pembelajaran tebak kata adalah salah satu model pembelajaran yang berusaha mewujudkan kelas yang aktif. Aktif di sini memiliki arti dua macam, yaitu:
  • Aktif dalam arti selalu atau suka berbicara meski tidak dalam pembelajaran.
  • Aktif dalam arti siswa mau dan mampu berfikir dan bertanya jika menemukan kesulitan.

Pembelajaran merupakan proses belajar dengan menempatkan peserta didik sebagai center stage performance. Dengan dilaksanannya proses pembelajaran yang menarik, peserta didik mampu merespon pembelajaran dengan suasana yang menyenangkan. Keadaan aktif akan membentuk peserta didik hingga mereka mampu bertanya, mempertanyakan, dan mengemukakan gagasan. Berangkat dari keadaan ini, proses pembelajaran berlangsung tidak hanya terbatas pada dinding kelas. 
 
Model Pembelajaran Tebak Kata - www.gurnulis.id

Model pembelajaran tebak kata adalah model pembelajaran yang menggunakan media kartu teka-teki yang berpasangan dengan kartu jawaban teka-teki. Permainan tebak kata dilaksanakan dengan cara menjodohkan kartu soal teka-teki dengan kartu jawaban yang tepat. Melalui permainan tebak kata, selain peserta didik menjadi tertarik untuk belajar, juga akan memudahkan mereka dalam menanamkan konsep pelajaran dalam ingatan.

Pentingnya Model Pembelajaran Tebak Kata

Model pembelajaran tebak kata merupakan rumpun model pembelajaran cooperative learning. Proses pembelajaran dengan model pembelajaran tebak kata ini berusaha menarik peserta didik untuk belajar dan mempermudah mereka dalam menanamkan konsep-konsep dalam ingatan. Selain itu peserta didik juga diarahkan untuk aktif, yaitu memiliki kemampuan untuk bertanya, mempertanyakan, dan mengemukakan gagasan.
 

Langkah-langkah atau Sintaks Model Pembelajaran Tebak Kata

Langkah-langkah atau sintaks model pembelajaran tebak kata adalah sebagai berikut.
  1. Guru menjelaskan kompetensi yang ingin dicapai atau materinya.
  2. Guru meminta peserta didik berdiri berpasangan di depan kelas.
  3. Seorang peserta didik diberi kartu yang berukuran 10×10 cm yang nantinya akan dibacakan pada pasangannya. Peserta didik lainnya diberi kartu yang berukuran 5×2 cm yang isinya tidak boleh dibaca (dilipat) kemudian ditempelkan di dahi atau diselipkan ditelinga.
  4. Peserta didik membawa kartu berukuran 10×10 cm membacakan kata-kata yang tertulis didalamnya sementara pasangannya menebak apa yang dimaksud dalam kartu 10×10 cm. Jawaban dinyatakan tepat apabila sesuai dengan isi kartu yang ditempelkan di dahi atau di telinga.
  5. Apabila jawabannya tepat (sesuai yang tertulis di kartu) maka pasangan itu boleh duduk. Apabila jawabannya belum tepat pada waktu yang telah ditetapkan, mereka boleh mengarahkan dengan kata-kata lain asalkan tidak langsung memberikan jawabannya.
  6. Dan seterusnya.
 

Kelebihan Model Pembelajaran Tebak Kata

Model pembelajaran tebak kata memiliki kelebihan sebagai berikut.
  1. Peserta didik akan memiliki kekayaan kosakata bahasa.
  2. Sangat menarik peserta didik, sehingga mereka akan selalu ingin mencobanya.
  3. Peserta didik menjadi tertarik untuk belajar.
  4. Memudahkan dalam menanamkan konsep pelajaran dalam ingatan peserta didik.
 

Kelemahan Model Pembelajaran Tebak Kata

Model pembelajaran tebak kata memiliki kelemahan sebagai berikut.
  1. Memerlukan waktu yang lama sehingga materi sulit tersampaikan.
  2. Bila siswa tidak menjawab dengan benar maka tidak semua siswa dapat maju karena waktu terbatas.
 
Model pembelajaran tebak kata ini sangat menarik untuk dilaksanakan dalam pembelajaran. Bagaimana sahabat pendidik, tertarikkah untuk menggunakannya? Yuk, tuliskan pada kolom komentar.

Salam literasi guru ndeso.
Munasifatut Thoifah Guru yang selalu ingin berbagi inspirasi.

Belum ada Komentar untuk "Model Pembelajaran Tebak Kata"

Posting Komentar

Iklan atas artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah artikel